Polisi Tangkap Kelompok Pengincar Balotelli

Polisi Tangkap Kelompok Pengincar Balotelli

Polisi Tangkap Kelompok Pengincar Balotelli

Kepolisian Italia bergerak cepat untuk menangkap beberapa komplotan yang mengancam akan menculik dan menghancurkan serta membuat Balotelli menjadi incaran rasis. Polisi Italia dikabarkan sudah menanggap beberapa anggota kelompok Neo – Nazi yang disinyalir menjadi dalang dari sekelompok rasisme yang ditujukan kepada Super Mario Balotelli. Kabarnya kelompok Neo – Nazi tersebut memang berencana membuat beberapa aksi untuk mengganggu Balotelli. Pasalnya sosok bomber AC Milan ini dikenal kontroversial dan memiliki temperamen yang tidak stabil. Oleh sebab itu sekelompok Neo – Nazi berniat melakukan tindakan rasis mereka.

Kabarnya kepolisian Italia juga membongkar gudang perlengkapan mereka. Didalamnya terdapat berbagai macam senjata api dan juga granat serta bayonet hingga semua amunisi yang dibutuhkan oleh kelompok Neo – Nazi tersebut yang bernama Stromfront yang berpusat di kota Mantova. Polisi Italia sendiri juga menyita beberapa atribut bendera Nazi seperti Swastika dan juga beberapa kaus yang melambangkan pergerakan Neo – Nazi tersebut. Dan tentu saja kinerja Polisi Italia tersebut mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk AC Milan sendiri. Stromfront memang menjadi kelompok yang mendalangi dan juga selalu meneriakkan kata-kata berbumbu rasis ketika melihat pertandingan sepak bola. Dan Mario Balotelli sendiri sering menjadi sasaran ejekan tersebut. Bahkan sering terdengar nyanyian yang menyebutkan bahwa Balotelli tidak pantas membela Italia. Ia lebih cocok membela Israel.

Seperti diketahui bersama bahwa Mario Balotelli sendiri diangkat anak oleh keluarga Yahudi Italia. Balo sendiri merupakan pemain berdarah Afrika yang diangkat anak sehingga sekarang membela tim nasional Italia. Oleh sebab itu Stromfront yang berada di sayap kanan menjadi salah satu kelompok utama yang melemparkan nada rasisme kepada Balotelli di setiap pertandingan AC Milan dan juga tim nasional Italia. Bahkan bukan Cuma Stromfront, beberapa media sendiri kadang mengeluarkan pernyataan rasis yang menjadi headline di media yang memojokkan Mario Balotelli. Seperti halnya ketika Balotelli bergabung bersama AC Milan musim lalu. Paolo Berlusconi merasa kesal ketika pernyataannya dipelintir para media-media besar Italia. Saat itu ia mengatakan bahwa Balotelli merupakan “anak hitam kecil yang menjadi bagian dari keluarga Milan.” Oleh media Italia langsung dirubah menjadi “negro kecil yang menjadi bagian dari Milan.” Praktis membuat Paolo Berlusconi sedikit meradang pada saat itu.

Media La Replubicca yang memelintir pernyataan Paolo Berlusconi tersebut, langsung meminta pihak media tersebut mengeluarkan pernyataan maaf dan juga meralat pemberitaannya tersebut. Milan memang menjadi salah satu tim yang bernada sangat vokal menantang rasis. Pasalnya di skuad AC Milan sendiri, banyak terdapat pemain berkulit hitam yang memang rawan terkena rasisme yang saat ini kembali marak. Oleh sebab itu Milan dan juga FIFA beserta FIGC menyuarakan dengan keras penolakan terhadap rasisme.