Perbedaan Serie A Dan Premier League Menurut Flamini

Perbedaan Serie A Dan Premier League Menurut Flamini

Perbedaan Serie A Dan Premier League Menurut Flamini

Gelandang bertahan asal Prancis Mathieu Flamini memutuskan untuk bergabung kembali dengan Arsenal pada musim ini setelah menghabiskan beberapa musim terakhirnya dengan bermain bersama klub Serie A Liga Italia AC Milan. Dalam beberapa tahun karir nya di Italia Mathieu Flamini mengaku melihat beberapa perbedaan yang sangat ia rasakan saat dirinya bermain di Serie A Liga Italia dengan di Liga Premier Inggris. Menurut Mathieu Flamini perbedaan mendasar antara Liga Premier Inggris dan Serie A Liga Italia adalah bahwa kompetisi Liga Premier Inggris jelas membutuhkan stamina yang prima untuk dapat bermain selama 90 menit penuh dan membutuhkan konsentrasi tinggi.

Sedangkan Serie A Liga Italia menurut Mathieu Flamini lebih mengutamakan tekhnik dan taktik ketimbang dengan fisik dan oleh sebab itulah menurut Mathieu Flamini banyak pemain gaek yang mencoba peruntungan di Serie A Liga Italia karena kompetisi Serie A Liga Italia lebih kepada taktik dan tekhnik ketimbang fisik. Bermain di Serie A Liga Italia dalam lima musim terakhir sejak dipinjamkan Arsenal pada 2008 lalu hingga akhirnya kontrak Flamini bersama Arsenal habis pada tahun kedunya dipinjamkan di Milan hingga pada akhirnya Milan secara resmi mengikat Mathieu Flamini dengan kontrak permanen bersma klub yang bermarkas di stadion San Siro tersebut. Sedangkan pertama kali ia berlabuh di Arsenal adalah pada tahun 2004 silam dimana kla itu pelatih Arsene Wenger memboyongnya langsung dari Prancis untuk bermain di kompetisi Liga Premier Inggris kala itu.

“Di Liga Premier Inggris jika anda tak memiliki stamina dan fisik yang prima sudah hampir dipastikan bahwa anda tak akan bisa bertahan bermain disana karena sepak bola Inggris jelas lebih menitik beratkan pada fisik dan stamina para pemain dalam bermain dalam 90 menit pertandingan. Berbeda jauh dengan bermain di Italia, disana taktik dan tekhnik lebih menentukan jalannya pertandingan dibanding dengan fisik dan stamina yang prima oleh sebab itu Serie A Liga Italia sangat cocok bagi para pemain senior yang telah memasuki usia uzur” ungkap pemain internasional Prancis ini.

Pada bursa transfer musim panas lalu Arsene Wenger secara mengejutkan memutuskan untuk memboyong kembali lagi Mathieu Flamini ke London Utara setelah sempat melepasnya pada beberap musim yang lalu. Kala itu Wenger beralasan bahwa Mathieu Flamini yang kontraknya berakhir bersama AC Milan dan tak diperpanjag itu masih sangat layak bermain di kasta tertinggi sepak bola Eropa seperti Liga Premier Inggris dan oleh sebab itu Wenger memutuskan untuk kembali menariknya ke London Utara untuk kembali lagi berjuang bersama – sama merengkuh berbagai gelar juara bergengsi.