Marquez Tidak Sabar Menjalani GP Valencia

Marquez Tidak Sabar Menjalani GP Valencia

Marquez Tidak Sabar Menjalani GP Valencia

Walaupun mencemaskan cuaca di Valencia, Spanyol yang tidak menentu tapi kandidat juara dunia MotoGP 2013 yakni Marc Marquez mengaku sudah tidak sabar untuk beraksi di Sirkuit Ricardo Tormo. Balapan tersebut akan berlangsung pada tanggak 8 hingga 10 November 2013. Menjelang seri balapan terakhir itu, pebalap debutan sensasional Repsol Honda tersebut cuma unggul 13 poin dari pebalap Yamaha Factory Racing yakni Jorge Lorenzo. Kedua pebalap tersebut akan memperebutkan gelar dunia di Valencia. Melalui blog repsol Honda, Marquez mengatakan bahwa setelah Motegi, dia bersiap dan berlatih supaya mampu tampil sebaik mungkin di seri terakhir.

Ditambah oleh sang pebalap bahwa dia pernah melakoni beberapa balapan yang menyenangkan di Valencia dan di sana dia selalu melakukan hal yang terbaik. Walaupun mengaku sudah tidak sabar untuk bertarung kembali bersama Lorenzo, Marquez mengaku cemas pada cuaca di Valencia. Cuaca Italia yang selalu berubah-ubah diyakini Marquez akan menjadi penentu. Namun hal tersebut tetap membuat dirinya tidak sabar untuk kembali ke pit dan mengendarai motornya. Sementara itu mantan pebalap GP500 yang saat ini mempunyai profesi sebagai seorang komentator yakni Steve Parrish yakin jika Repsol Honda akan melakukan team order serta meminta Dani Pedrosa agar membantu Marc Marquez untuk meraih gelar dunia di MotoGP Valencia, Spanyol.

Saat ini Marquez cuma unggul 13 poin saja dari Jorge Lorenzo. Situasi tersebut cukup mirip dengan situasi yang pernah dialami oleh Valentino Rossi serta Nicky Hayden pada tahun 2006 yang lalu. Pada waktu itu, Rossi unggul sebanyak delapan poin, tapi kemudian terjatuh di Valencia serta harus rela gelar juara diraih oleh Hayden. Kepada sebuah media, Parrish menyatakan pendapatnya bahwa hal yang terjadi pada Rossi bisa juga terjadi pada Marquez. Walaupun demikian pria dari Inggris itu yakin bahwa sang debutan Repsol Honda sudah bersikap jauh lebih dewasa untuk menghadapi situasi yang genting.

Steve Parrish mengatakan bahwa apa yang terjadi pada Valentino Rossi pada saat itu bisa saja terulang kembali pada diri Marquez, tapi Marquez sudah membuktikan diri bahwa dia bisa bersikap dewasa. Diyakinkan oleh Parrish bahwa Marquez tidak bodoh. Di Jepang, Marquez kesulitan untuk melawan Jorge. Tapi Marquez memilih untuk bertahan di posisi yang kedua daripada tidak meraih poin. Sedangkan di Valencia nanti, Marquez cuma butuh untuk finis di posisi empat besar untuk meraih gelar dunianya yang pertama di kelas paling tinggi. Parrish pun meyakini jika Honda akan meminta pada Pedrosa untuk membantu rekan satu timnya itu. Parrish mengatakan bahwa Honda pasti akan bicara dengan Dani, karena pasti akan terlihat menggelikan jika tidak meminta Dani untuk membantu Marquez di Valencia. Ditambah lagi Dani telah tidak mempunyai peluang untuk meraih gelar, dan masih memiliki kontrak bersama Honda.