Manchester United Terjun Bebas di Tangan Moyes

Manchester United Terjun Bebas di Tangan Moyes

Manchester United Terjun Bebas di Tangan Moyes

Manchester United sangat terpuruk pada musim ini. Juara Liga Premier Inggris musim lalu tersebut disoraki para penggemar saat meninggalkan lapangan karena kalah 1-2 dari Swansea City di babak ketiga Piala FA yang dihelat di Old Trafford. Tak pelak tentu saja kepemimpinan David Moyes sangat disalahkan. Namun sebenarnya bukan tanpa kejutan kalau pada akhirnya Manchester United mengalami keterpurukan seperti ini. Setan Merah sudah beberapa kali kalah atau seri oleh lawan yang di atas kertas bisa mereka kalahkan. Pada saat melawan Swansea City, Red Devils sebenarnya lebih diunggulkan karena sudah meraih streak kemenangan. Kemudian, justru ketika diunggulkan itulah Setan Merah malah kalah.

Adalah Wilfried Bony yang pada akhirnya membuat United kalah tragis karena harus kecolongan pada menit 90. Bony mencetak gol lewat sundulan untuk membuat Swansea mengalahkan United dan menyingkirkan mereka dari ajang Piala FA padahal pertandingan berlangsung di Old Trafford. Kekalahan ini tercatat sebagai kekalahan kelima Manchester United di rumah sendiri sejauh ini pada musim ini. Kalau melihat sejarah, ini adalah salah satu hal yang paling buruk bagi mereka dalam 51 tahun terakhir. Manchester United memang sangat menurun di musim ini. Mereka juga bahkan mencatatkan rekor start terburuk mereka di Liga Inggris kemudian juga mencatat rekor posisi terburuk di akhir tahun ketika kompetisi sudah berjalan setengah.

Kali ini hanya empat hari setelah kalah di tempat yang sama dari Tottenham, MU sekali lagi harus menelan kekalahan. Ditambah lagi mereka bermain sangat buruk melawan Swansea. Para pemain disoraki “Boo!” oleh para penggemarnya saat keluar lapangan. Suporter sepertinya sangat kecewa dengan penampilan United yang ini. Sangat terbukti dalam statistik bagaimana United kalah segalanya dari Swansea. United kalah penguasaan bola. Kalah jumlah tendangan yang mengarah ke gawang dan bahkan kalah jumlah pemain karena mereka harus bermain dengan sepuluh pemain setelah pemain pengganti Fabio membuat pelanggaran yang kasar kepada Jose Canas.

Old Trafford yang seharusnya menjadi stadion angker nan menakutkan bagi pemain, pelatih dan klub lawan kini justru menjadi stadion yang spesial bagi beberapa tim karena berhasil menang di sana dan menangguk banyak uang. Faktor stadion Old Trafford ini sebenarnya juga menjadi salah satu kekuatan tim Sir Alex Ferguson selama 26 tahun. Bahkan West Brom, Everton, Newcastle, ketiga klub ini harus menunggu selama satu dekade penuh sebelum akhirnya bisa menang di stadion keramat tersebut, sementara itu bahkan bagi Swansea City kemenangan ini adalah kemenangan pertama mereka di Old Trafford dalam sejarah klub. Ferguson mungkin bertanya apa yang terjadi dengan skuad yang sama yang menjadi juara liga tahun kemarin.